Mama Tertarik Menerapkan Gaya Hidup Holistik? Ini 4 Tahap untuk Memulainya 💚


4 tahap memulai gaya hidup holistik


Kunci untuk Mama sehat menyeluruh adalah dengan menerapkan gaya hidup holistik, yang memperhatikan dan merawat dirimu secara keseluruhan. Mulai dari tubuh (fisik), pikiran (mental), emosi dan perasaan (emosional), dan jiwa (spiritual). 

Tentu dirimu ingin sehat secara menyeluruh, bukan? Karena kamu membutuhkan kesehatan yang optimal untuk bisa menjalani dan menikmati hidup dengan nyaman. Setuju? 🥰

Menerapkan gaya hidup holistik memang bukanlah hal yang sangat mudah, tapi juga bukan hal yang sulit. Di artikel kali ini saya mengulas berbagai cara untuk memulai gaya hidup holistik yang bisa dirimu lakukan. Semoga ini membuat kamu lebih mudah untuk menerapkan gaya hidup sehat yang satu ini.


4 Tahap untuk Mama Memulai Gaya Hidup Holistik 



Mulailah gaya hidup holistik secara perlahan dan bertahap. Sebagai langkah awal, Mama bisa ikuti cara-cara di bawah ini satu persatu atau mulai dari bagian mana yang paling membutuhkan perhatian terlebih dahulu saat ini. Seiring waktu, tambahkan cara yang lainnya secara bertahap. 

"Hal terpenting dari penerapan gaya hidup holistik adalah konsistensi, bukan seberapa cepat kamu memperoleh hasilnya. Karena gaya hidup ini merupakan pilihan hidup yang akan kamu jalani sepanjang hidup".

Jadi, biarkan semua berproses dan kamu menikmati hasilnya secara bertahap dari waktu ke waktu. Oke, Mam? 😊

1.  Tubuh


Tahap pertama yang perlu Mama perhatikan terlebih dahulu saat memulai gaya hidup holistik adalah tubuh. Sebab, tubuhmu merupakan sumber energi untuk pikiran, emosi, dan jiwamu. Kamu membutuhkan energi dari tubuh untuk bisa menggunakan pikiran, emosi, dan jiwa. 

Berikut ini 3 hal paling utama yang perlu diprioritaskan untuk kesehatan tubuhmu: 


●  Terapkan pola makan yang baik untukmu

Makanan yang kamu konsumsi menghasilkan energi untuk tubuhmu. Dan bagaimana pola makanmu memengaruhi energi di tubuhmu.

Pola makan yang baik bagi masing-masing orang bisa berbeda, sebab kebutuhan serta keadaan tubuh setiap orang tidak sama. 

Kriteria pola makan yang baik untuk tubuhmu diantaranya, makanan tersebut membuat tubuh nyaman saat mengonsumsi maupun setelahnya. Artinya, makanan itu tidak mengandung bahan-bahan yang tidak baik untuk tubuh. 

Pola makan yang baik juga termasuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang cukup, sesuaikan dengan kebutuhan tubuhmu. Tidak kurang tapi juga tidak berlebih.

Selain apa yang kamu makan dan porsinya, bagaimana cara kamu makan juga penting untuk diperhatikan. Makanlah dengan lebih tenang dan kunyah perlahan, tidak terburu buru. Menerapkan pola makan yang baik akan membuat pencernaan dan tubuhmu lebih sehat. 💚


●  Tidur yang cukup dan berkualitas

Tidur bermanfaat untuk memulihkan energi tubuhmu supaya berfungsi optimal dan bisa digunakan kembali untuk beraktivitas. 

Usahakan untuk mencapai jam tidur sekitar 7 jam setiap harinya. Durasi ini bisa bertambah saat tubuhmu sedang sakit atau dalam masa penyembuhan. Kalau jam tidur malammu tidak mencapai 7 jam, kamu bisa tidur di siang hari untuk menambah jam tidur. 

Tidur bukan hanya soal durasi tapi juga kualitasnya. Kriteria tidur berkualitas yaitu kamu mudah terlelap, nyenyak (tidur tidak terputus/jarang terbangun), dan bangun dalam keadaan energi yang nyaman. 


●  Rutin olahraga

Olahraga berfungsi untuk mengoptimalkan energi di tubuhmu. Sehingga kesehatan dan kekuatan tubuhmu pun menjadi optimal. 

Olahraga adalah aktivitas yang membuat tubuh bergerak dengan tujuan menyehatkannya. Bahkan ketika kamu menari nari mengikuti irama musik pun termasuk olahraga. 

Pilihlah jenis olahraga yang dirimu suka kemudian lakukan secara rutin beberapa kali dalam seminggu dengan durasi yang kamu nyaman melakukannya. Sebaiknya, lakukan olahraga di pagi hari sebelum tubuhmu merasa lelah karena aktivitas lainnya. 

Meski olahragamu hanya 5-10 menit perhari tapi kalau dilakukan secara rutin pasti ada manfaatnya. Ini sudah jauh lebih baik daripada tidak melakukannya atau olahraga hanya sesekali saja.

2.  Pikiran


Setelah tubuh, bagian kedua yang perlu Mama perhatikan yaitu pikiran. Emosimu sangat dipengaruhi pikiranmu. Maka dari itu kamu perlu memerhatikan pikiran terlebih dahulu sebelum emosi. Ini 3 hal utama yang penting untuk dirimu perhatikan untuk merawat kesehatan pikiran:


●  Menyadari bagaimana pola pikirmu

Pertama, kamu perlu belajar menyadari bagaimana pikiranmu. Apakah kamu sering berpikir negatif? Kamu mudah overthinking (memikirkan sesuatu secara berlebihan dan terus menerus)? Atau, kamu sering membayangkan kejadian-kejadian yang tidak kamu inginkan? 

Sebelum kamu memperbaiki pikiranmu menjadi lebih positif dan sehat, kamu perlu sadar (mengetahui) bagaimana keadaan pikiranmu. Sehingga kamu tahu apa yang perlu diperbaiki. 

Coba cek secara rutin, setiap hari misalnya, untuk kamu mengetahui bagaimana pikiranmu. Kamu bisa tuliskan atau catat hasilnya untuk memperjelas evaluasi yang kamu lakukan. 


●  Mengendalikan pola pikir negatif

Setelah menyadari bagaimana pikiranmu, tahap selanjutnya yaitu berlatih mengendalikan pola pikir yang tidak tepat (seperti pikiran negatif, overthinking, ataupun membayangkan kejadian yang buruk). 

Caranya, setiap kali pikiran atau bayangan negatif muncul di pikiranmu, coba sadari itu. Kemudian ganti pikiran atau bayangan negatif tersebut dengan pikiran atau bayangan yang sebaliknya (yang positif). 

Ini bukan untuk membuatmu menjadi tidak pernah berpikir negatif sama sekali, tapi untuk mengendalikannya dan meminimalkan pikiran negatif.

Sedangkan untuk overthinking, setiap kali kamu sadar dirimu sedang berpikir sesuatu secara berlebihan dan terus menerus cobalah untuk bicara pada pikiranmu. 

Katakan dengan lembut pada pikiranmu (diri sendiri), bahwa kamu tidak perlu memikirkan hal itu terus menerus. Ini caramu berlatih mengarahkan pikiranmu. Seiring waktu pikiranmu akan menuruti arahan yang kamu berikan. 


●  Minimalkan multitasking 

Multitasking alias melakukan beberapa aktivitas/tugas secara bersamaan memang seringkali menjadi kebiasaan sehari hari. Rasanya seperti lebih menghemat waktu karena beberapa aktivitas bisa selesai dalam satu waktu (bersamaan). 

Faktanya, kebiasaan multitasking ini bukanlah pilihan yang baik untuk kesehatan pikiranmu. Sebab, saat kamu melakukan multitasking pikiranmu beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lain dengan cepat. Dan ini membuat pikiranmu mudah lelah. 

Maka dari itu, berusahalah untuk meminimalkan multitasking dan utamakan untuk melakukan aktivitasmu dengan cara single-tasking. Melakukan satu aktivitas dalam satu waktu akan membuat pikiranmu lebih tenang. Sehingga pikiranmu lebih sehat.

3.  Emosi


Jika pikiranmu sangat memengaruhi emosi, maka emosi sangat memengaruhi tindakan atau perbuatanmu. Maka dari itu sangat penting untuk merawat kesehatan emosi untuk mendukungmu melakukan hal-hal yang positif. Di bawah ini beberapa cara untuk membuat emosimu sehat:


●  Menyadari emosi yang kamu rasakan

Mama perlu belajar menyadari emosimu terlebih dahulu. Artinya, kamu menyadari saat sedang merasakan emosi tertentu dan mengetahui jenis emosi tersebut. Terutama emosi-emosi yang membuatmu merasa tidak nyaman, seperti cemas, kesal, marah, kecewa, takut, dan lain lain. 

Kamu perlu menyadari emosi yang kamu rasakan sehingga dirimu bisa merangkul emosi yang membuatmu tidak nyaman tersebut. 

Sama seperti saat kamu belajar menyadari pikiranmu, kamu juga bisa belajar menyadari emosi dengan mencatat emosi yang kamu rasakan di hari tersebut. Lakukan ini setiap hari hingga kamu menyadari setiap kali kamu merasakan emosi, tanpa perlu mencatatnya lagi.


●  Merangkul emosi 

Sebenarnya, merasakan emosi apapun bukanlah sebuah kesalahan. Karena emosi merupakan respon alami yang kita rasakan ketika terjadi sesuatu yang memicu emosi tersebut. 

Setelah menyadari emosi, kamu perlu merangkul emosi yang membuatmu tidak nyaman tersebut. Merangkul emosi artinya menerima emosi tanpa menghakimi, mengizinkan dirimu merasakan emosi, dan mengekspresikan emosi tersebut secara positif. 💖

Beberapa cara positif untuk mengekspresikan emosi yaitu menuliskan apa yang kamu rasakan (bisa di buku ataupun aplikasi notes), mendengarkan musik yang sesuai dengan perasaanmu saat itu, serta mencurahkan isi hatimu pada orang yang tepat (pendengar yang baik, berempati, bisa dipercaya). 

Tujuan dari merangkul emosi yang tidak nyaman yaitu untuk membuat emosimu menjadi lebih tenang dan sehat. 


●  Melakukan hal yang kamu suka

Mama tentu punya aktivitas-aktivitas yang kamu suka melakukannya, seperti membaca buku favorit, menulis buku harian, menggambar, menyanyi, hingga memasak. Dan masih banyak sederet aktivitas menarik lainnya. 

Melakukan aktivitas yang kamu suka sangat bermanfaat untuk kesehatan emosimu. Sebab hal ini bisa memunculkan rasa senang dan bahagia. Dan ini merupakan energi positif untuk emosimu. 

Jadi, pastikan setiap hari kamu meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang kamu suka.  Kalau kamu sedang benar-benar sibuk, meluangkan waktu 15 menit saja untuk menikmati aktivitas yang kamu suka sudah cukup untuk merawat emosimu.

4.  Jiwa


Bagian terakhir, tapi sebenarnya paling penting, adalah jiwamu. Karena jiwa merupakan bagian dari dirimu yang membuat tubuh, pikiran, dan emosimu hidup. Oleh karena itu kamu juga perlu merawat kesehatan jiwa untuk membuatmu merasa benar-benar hidup, bukan sekadar hidup (ada di dunia ini). 💖

Ada beberapa hal yang perlu Mama lakukan untuk merawat kesehatan jiwa:


●  Membangun komunikasi positif dengan diri sendiri

Ketika kamu bicara pada diri sendiri sebenarnya kamu sedang berkomunikasi dengan jiwamu. Pertanyaannya, bagaimana komunikasimu dengan diri sendiri? Apakah sudah positif? Artinya, kamu bicara menggunakan kata-kata yang enak didengar dan dengan cara yang membuat jiwamu tenang. 🤍

Bagaimana kamu berkomunikasi dengan diri sendiri sangat memengaruhi keadaan jiwamu. Semakin positif komunikasimu dengan diri sendiri maka semakin damai jiwamu. 

Sama halnya ketika kamu berkomunikasi dengan orang lain. Jika orang lain bicara dengan kata-kata yang positif dan dengan cara yang baik, tentu kamu merasa nyaman mendengarnya. Ya, seperti itu pula saat kamu bicara pada diri sendiri. 

Kamu perlu berkomunikasi dengan diri sendiri secara rutin setiap hari untuk membangun hubungan yang baik dengan diri sendiri. 

Kalau kamu belum terbiasa melakukannya, latihlah komunikasi dengan diri sendiri secara perlahan. Luangkan waktu mulai dari 5 menit untuk bicara dengan diri sendiri. Kamu bisa bahas mengenai kejadian-kejadian hari ini, bagaimana keadaan tubuh, pikiran maupun emosimu hari ini, hingga keinginan-keinginan baikmu untuk masa depan, dan lain-lain.


●  Rutin me time dengan tenang

Me time adalah waktu yang kamu luangkan untuk diri sendiri dan dengan diri sendiri. Jadi, dalam me time ini kamu melakukan sesuatu yang kamu suka serta inginkan. Dan, hanya ada kamu dan dirimu dalam me time

Ketika me time, coba istirahat sejenak dari penggunaan gadget yang membuatmu terhubung dengan orang lain. Sehingga Mama bisa fokus pada diri sendiri.

Aktivitas yang kamu lakukan saat me time bisa apa saja, bahkan kamu bisa menikmati me time hanya dengan santai rebahan di sofa atau tempat tidurmu. Yang terpenting kamu bisa terhubung dengan diri sendiri dan lebih tenang.  

Dalam me time, kamu juga bisa sambil berlatih komunikasi positif dengan diri sendiri. Sehingga waktu me time ini bisa menjadi quality time kamu dengan diri sendiri. 💛

Manfaat utama me time adalah untuk menenangkan jiwamu. Karena kamu bisa benar benar fokus dengan dirimu. 


●  Meningkatkan rasa syukur 

Bersyukur bukan hanya berterima kasih pada Tuhan atas hidupmu, semua yang kamu terima dan terjadi dalam hidupmu, tapi juga termasuk berterima kasih pada diri sendiri. 

Berterima kasih pada diri sendiri atas setiap usaha baik yang kamu lakukan, sekecil apapun itu. Dan juga untuk semua perjuanganmu dalam menjalani masa-masa yang tak mudah. 

Bersyukur membuat jiwamu merasa puas dengan hidupmu. Namun, untuk mendapatkan manfaat optimal dari syukur, bersyukurlah secara sungguh-sungguh (dari kalbu/hati) bukan hanya secara lisan. 

Latih dirimu untuk pandai bersyukur. Caranya, setiap hari ucapkan 1-3 hal yang kamu syukuri pada hari itu. Ini melatih pikiranmu untuk fokus pada hal-hal yang baik. Sehingga kamu menjadi lebih mudah dalam bersyukur. 

Oke Mam, selamat mencoba cara-cara di atas secara perlahan dan bertahap. Semoga berhasil, ya. Terima kasih sudah membaca hingga selesai. 😊


Remember, you only live once. So live a healthy, happy, and peaceful life.


With my heart, 

~ Arifah ~

 

Credit for the beautiful photo: stock.adobe.com

Inspirasi Terpopuler di Blog Ini

Mama Sering Bicara pada Diri Sendiri? Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Jiwamu 🤍

7 Cara Menghargai Diri Sendiri yang Membuat Mama Lebih Bahagia 💛

Apa Saja Tips Hidup Damai yang Penting untuk Mama Lakukan? 🤍

Mau Jiwamu Lebih Damai? Coba Mama Lakukan 5 Cara Ini 🤍

Apa Manfaat Slow Exercise (Olahraga secara Perlahan) untuk Kesehatan Mama? 💚