5 Cara untuk Mama Belajar Menerima (Hal-hal yang Tidak Bisa Kamu Kendalikan) 🤍
Tentu, kita menginginkan segala sesuatu bisa berjalan seperti yang diharapkan. Semua berjalan lancar sesuai keinginan kita. Tapi, kenyataannya, kamu tidak bisa mengendalikan segala sesuatu di luar dirimu.
"Pahami, bahwa hanya 1 yang bisa kamu kendalikan dalam hidupmu, yaitu dirimu".
Hal hal di luar dirimu, seperti masa lalu, apa yang akan terjadi nanti, apa yang terjadi saat ini di sekitarmu, hingga perbuatan orang lain, semua itu di luar kendalimu.
Dan, salah 1 kunci kedamaian jiwamu yaitu menerima hal hal yang tidak bisa kamu kendalikan. Itu sebabnya sangat penting untukmu belajar menerima hal hal yang tidak dapat dirimu kendalikan. 🤍
5 Cara untuk Belajar Menerima (Hal-hal yang Tak Bisa Kamu Kendalikan)
Terkadang tidak mudah untuk bisa menerima hal hal yang tidak kamu inginkan. Tapi percayalah, kamu bisa belajar untuk menerima. Meski itu butuh proses dan waktu. Lakukan ini demi kedamaian di dalam jiwamu. Berikut beberapa cara yang dapat Mama lakukan:
1. Mengatur pola pikir (mindset) yang tepat
Pertama, kamu perlu memiliki pola pikir yang tepat. Karena pikiranmu sangat menentukan sikapmu. Sikap menerima ataupun tidak menerima, keduanya diawali dari bagaimana pola/cara berpikirmu.
Misal, ketika kamu berpikir bahwa dirimu bisa mengendalikan orang lain (dan ini merupakan pola pikir yang tidak tepat), maka ketika orang lain bersikap tidak seperti keinginanmu, kamu akan kecewa ataupun kesal. Dan respon seperti itu merupakan tanda bahwa kamu tidak menerima hal tersebut.
Tapi, jika pola pikirmu tepat, bahwa kamu tidak bisa mengendalikan orang lain, maka saat orang lain melakukan sesuatu yang tidak sesuai keinginanmu, kamu akan lebih mudah menerima. Dan kamu bisa meminimalkan rasa kesal ataupun kecewa. Karena kamu mengetahui dirimu tidak bisa mengendalikan orang lain.
Jadi, atur pola pikirmu secara tepat. Berpikirlah bahwa kamu tidak bisa mengendalikan segala sesuatu di luar dirimu.
Mengubah pola pikir lama (tidak tepat) ke pola pikir baru (yang tepat) terkadang tidak mudah. Maka dari itu kamu perlu menanamkan pola pikir baru secara berulang ulang. Kamu bisa jadikan pola pikir baru tersebut sebagai positive self-talk, yang kamu ucapkan setiap kali pola pikir lama muncul di pikiranmu.
2. Mengetahui manfaat menerima hal hal yang tidak bisa kamu kendalikan
Setelah memiliki pola pikir yang tepat, langkah selanjutnya yaitu mengetahui apa saja manfaat yang kamu dapatkan.
Sebab dengan mengetahui apa saja keuntungan yang akan kamu peroleh, ini bisa membuatmu lebih termotivasi untuk menerima hal hal yang tidak bisa dirimu kendalikan.
Manfaat utama dari menerima hal hal yang tidak dapat dirimu kendalikan adalah untuk membuat jiwamu lebih damai. Tapi, bukan hanya itu, sikap menerima ini juga membuat pikiran dan emosimu lebih tenang. 💖
Dan, karena setiap bagian dari dirimu saling berkaitan dan memengaruhi, maka ketika pikiran, emosi, dan jiwamu tenang, tubuhmu juga menjadi lebih nyaman dan sehat.
Selain yang saya ulas di sini, kamu bisa cari tahu lebih lengkap mengenai manfaat menerima hal hal yang tidak bisa dirimu kendalikan. Apakah itu melalui buku, artikel online, maupun video YouTube.
3. Yakin bahwa kamu bisa menerima hal hal yang tidak bisa kamu kendalikan
Yakin artinya percaya dengan sungguh sungguh dari hatimu. Percaya bahwa kamu bisa menerima hal hal yang tidak dapat dirimu kendalikan. Meski terkadang tidak mudah, membutuhkan proses dan waktu. Tapi yakinlah bahwa pada akhirnya kamu pasti bisa menerima. 🤍
Rasa yakin ini akan menguatkan pikiranmu. Sehingga pola pikir positif yang kamu miliki menjadi tidak mudah goyah. Ketika sesuatu terasa sulit untuk diterima, tapi kalau kamu memiliki keyakinan bahwa kamu bisa menerima, rasa yakin tersebut membuatmu lebih tangguh menghadapi tantangan yang ada. Hingga akhirnya kamu bisa menerima.
Cara supaya kamu bisa yakin terhadap sesuatu yaitu dengan mengucapkan kalimat afirmasi (pernyataan positif). Jadikan kalimat "Saya bisa menerima dengan baik hal hal yang tidak bisa saya kendalikan" sebagai afirmasi.
Ucapkan kalimat ini secara berulang ulang, terutama setiap kali kamu membutuhkannya, yaitu saat terlintas pikiran negatif atau yang menghambatmu untuk bisa menerima hal hal yang tidak dapat dirimu kendalikan.
Mengucapkan kalimat afirmasi berulang ulang berfungsi untuk memengaruhi pikiran bawah sadarmu. Dan ketika sebuah pemikiran telah tertanam dalam pikiran bawah sadar, ini akan membentuk keyakinanmu.
4. Merangkul emosi yang kamu rasakan
Saat Mama tidak bisa menerima hal hal yang tidak bisa kamu kendalikan, pasti ada emosi yang tidak nyaman yang menyertainya. Apakah emosi kesal, kecewa, ataupun marah.
Misal, ketika anakmu melakukan sesuatu yang tidak sesuai keinginanmu, kemudian muncul emosi kesal atau marah. Emosi yang tidak nyaman ini membuatmu semakin tidak mudah untuk menerima.
Karena ketika dirimu diliputi emosi yang tidak nyaman seperti kesal, kecewa, bahkan marah, ini membuatmu tidak mudah untuk berpikir jernih dan bijak.
Itu sebabnya kamu perlu merangkul emosi yang kamu rasakan. Supaya emosi tersebut bisa kamu lepaskan dan tidak menghambatmu untuk menerima hal hal yang tidak bisa dirimu kendalikan.
Merangkul emosi artinya dirimu memproses emosi yang membuatmu tidak nyaman. Sehingga pada akhirnya emosi tidak nyaman tersebut bisa dilepaskan. Ketika emosimu tenang, kamu akan lebih mudah menerima hal hal yang tidak bisa kamu kendalikan.
Merangkul emosi dimulai dari menyadari emosi yang kamu rasakan, menerima emosi tanpa menghakimi, mengizinkan dirimu untuk merasakan emosi tersebut, hingga mengekspresikan emosi dengan cara yang positif. 💚
5. Berusaha melihat sisi positif (pembelajaran) dari sebuah kejadian
Percayalah, selalu ada hal positif yang bisa kamu jadikan pembelajaran dari kejadian apapun. Termasuk dari kejadian yang menyakitkan sekalipun.
Saat menemukan sisi positif (pembelajaran) dari sebuah kejadian, ini bisa membuatmu lebih mudah menerima kejadian tersebut. Karena kamu menyadari ternyata kejadian itu ada manfaatnya bagimu, yaitu sesuatu yang bisa kamu pelajari.
Ketika kamu belajar dari sebuah kejadian, ini membuatmu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Tapi, kamu perlu pikiran yang lebih tenang dan positif untuk bisa melihat sisi pembelajaran dari sebuah kejadian.
Jadi, ketika terjadi hal hal yang tidak kamu inginkan, yang kamu sulit menerimanya, cobalah untuk menenangkan pikiranmu terlebih dahulu.
Kamu bisa menenangkan pikiran dengan cara menuliskan pikiran pikiran yang membuatmu tidak nyaman. Bisa juga dengan cara menceritakannya kepada orang yang bisa dipercaya. Kedua cara ini bisa mengurangi beban pikiranmu.
Setelah pikiranmu lebih tenang, perlahan cari pembelajaran yang bisa kamu ambil dari kejadian tersebut.
Lakukan cara cara di atas satu persatu secara bertahap dan perlahan. Sehingga setiap cara tersebut bisa kamu terapkan dengan lebih optimal. Selamat mencoba, Mam. Terima kasih sudah membaca hingga selesai. 😊
Remember, you only live once. So live a healthy, happy, and peaceful life.
With my heart,
~ Arifah ~
Credit for beautiful photo:
